Jumat, 30 September 2011

Soal dan Jawaban UTS MSDM


PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS SANG BUMI RUWA JURAI


LEMBAR JAWABAN UTS TRISESMESTER DELAPAN PENGGAL SATU

Mata Kuliah
Hari/ Tanggal
Dosen
Kelas
Nama Mahasiswa
NIM
: MSDM
: Sabtu, 24 September 2011
: Dr. Siti Fatimah, M.Pd.
: 8 EE
: PURWAJI
: 1161101377


SOAL 01 :
Sumber Daya Manusia adalah orang-orang dalam suatu organisasi yang berprestasi dan memberikan kontribusi sesuai dengan bidang tugas masing-masing. Mengapa SDM perlu dikelola dan dikembangkan?

JAWABAN :
Sumber : a. Bahan Kuliah “Manajemen Sumber Daya Manusia”, Oleh Dr. Siti Fatimah
               b. Manajemen Sumber Daya Manusia, Ir. Rr. Hermien Tridayanti, MM,
                   Fakultas Ekonomi Universitas Norotama Surabaya, 211

Sumber Daya Manusia perlu dikelola dan dikembangkan karena pengelolaan sumber daya manusia di dalam sebuah organisasi (profit atau non-profit oriented), agar organisasi mampu mencapai tujuan yang ditetapkan sebelumnya sesuai dengan visi dan misi organisasi yang bersangkutan.
Sehingga SDM perlu dikembangkan oleh pihak manajemen untuk mencapai visi, misi dan tujuan organisasi melalui antara lain:

HRD  adalah pengelolaan terencana dan berkesinambungan oleh Manajemen untuk meningkatkan tingkat kompetensi karyawan dan performa organisasi melalui training, edukasi, dan program-program pengembangan.

Edukasi terdiri atas pembelajaran keahlian baru, pengetahuan dan sikap yang akan membuat pekerja mampu menangani pekerjaan baru pada waktu mendatang.

Development meliputi orientasi pemebelajaran atas baik itu perkembangan yang bersifat personal maupun organisasional namun tidak terikat oleh pekerjaan spesifik saat ini atau mendatang.

Pelatihan dan Mentoring

Pelatihan adalah pendekatan langsung-kerja (on-the-job) terhadap perkembangan manajemen  dimana manajer diberi kesempatan untuk mendidik satu demi satu.

Mentoring adalah pendekatan langsung-kerja (on-the-job) terhadap perkembangan manajemen dimana trainee / peserta diberikan kesempatan untuk belajar satu persatu dari anggota lain yang lebih berpengalaman.

Business Games adalah simulasi yang merepresentasikan situasi aktual bisnis.


Case Study  adalah metode training yang menggunakan persoalan-persoalan dalam situasi bisnis untuk dijadikan latihan penyelesaian.

Conference Method atau metode diskusi adalah pendekatan instruksional yang seringkali dipakai guna membawa individu bersama-sama untuk berdiskusi dan berusaha memecahkan persoalan tersebut.

Behavior Modelling cukup sukses dilakukan dengan cara memanfaatkan demostrasi “live” atau videotape untuk memberikan ilustrasi keahlian interpersonal yang efektif dan bagaimana fungsi manajer dalam berbagai situasi.

In-Basket Training adalah sebuah simulasi di mana para partisipan diberi sejumlah berkas-berkas bisnis seperti memoranda, report, dan pesan-pesan telephone yang biasanya ada di meja manajer.

Internships adalah metode rekrutmen dimana mahasiswa membagi waktunya antara mengikuti kuliah dan bekerja dalam organisasi.

Dalam Role Playing , para partisipan diminta untuk secara aktual merespon problem-problem spesifik yang mungkin muncul dalam pekerjaannya.

Job Rotation melibatkan perpindahan pekerja dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain untuk memperluas pengalaman mereka.

Programmed Instruction  merupakan metode pengajaran yang menyediakan instruksi tanpa ada intevensi dari instruktur.

Computer-Based Training lebih memberikan keuntungan dalam hal kecepatan, memori, dan kemampuan manipulasi data dari fleksibilitas komputer yang besar.

Dalam Classroom Lecture , pembimbing dapat memberikan informasi yang cukup banyak dalam waktu yang singkat.

On-the-Job Training (OJT) adalah pendekatan informal dalam training yang mengijinkan karyawan untuk mempelajari tugas-tugas kerja dengan cara melakukannya langsung.
Apprenticepship Training  mengkombinasikan instruksi dalam kelas dengan On-the-Job training.

Simulators adalah perangkat training dengan tingkat kesulitan/kompleksitas yang beragam yang mengambil contoh dari dunia nyata.

Vestibule Training mengambil tempat jauh dari area produksi dimana terdapat peralatan yang hampir sama dengan peralatan yang digunakan dalam bekerja.

SOAL 02 :
Perencanaan SDM adalah pengembangan dan pengimplementasikan rencana-rencana dan program-program untuk menjamin tersedianya pegawai dalam jumlah dan kualifikasi yang tepat pada waktu yang tepat untuk memenuhi kebutuhan organisasi. Secara garis besar ada tiga kegiatan dalam perencanaan SDM yaitu Analisis Jabatan, Rekrutmen dan Seleksi.
Jelaskan ketiga konsep tersebut dengan menjawab pertanyaan 5 W 1 H, berdasarkan teori yang dikemukaan para ahli dan analisislah masing-masing.



JAWABAN :
Sumber : a. Bahan Kuliah “Manajemen Sumber Daya Manusia”, Oleh Dr. Siti Fatimah

Dalam perencanaan SDM yaitu analisis jabatan, rekrutmen dan seleksi berdasarkan teori 5W1H yaitu:
  1. What : siapakah yang akan direktrutmen dan yang diseleksi?
Yang direkrut dan di seleksi adalah para calon pegawai/ karyawan dari berbagai kwalifikasi pendidikan yang dibutuhkan oleh organisasi baik perusahaan maupun pemerintah. Sesuai dengan kebutuhan yang telah direncanakan oleh organisasi.
  1. Who  : Siapa yang melaksanakan rekrutmen dan seleksi?
Yang  melaksanakan rekrutmen dan seleksi badan kepegawaian daerah untuk pemerintah dan bagian HRD untuk perusahaan swasta. Tentunya dengan membentuk panitia inti untuk melaksanakan rektrutmen kepada calon pegawai.
  1. When  : Kapan rekrutmen dan seleksi dilaksanakan/ dilakukan?
Rekrutmen dan seleksi dilakukan pada hari, bulan dan tahun yang telah ditentukan sesuai dengan Perencanaan pengadaan karyawan/ pegawai.
  1. Where : Di mana rekrutmen dan seleksi dilakukan/ dilaksanakan?
Pada Kabupaten/ Kota/ Provinsi masing-masing untuk rektrutmen dan seleksi Pegawai Negeri Sipil. Sedang untuk Perusahaan/ instansi swasta dapat dilakukan di perusahan masing-masing atau minta bantuan pada lembaga rekrutmen (lembaga independen).
  1. Why  : Mengapa rekrutmen dan seleksi dilakukan?
Rekrutmen dan seleksi pegawai/ karyawan dilakukan untuk menjaring para pegawai/ karyawan yang berkompeten dalam bidangnya untuk mengisi lowongan yang ada dan mampu memberikan kontribusi secara efektif pada organisasi yang melaksanakan rekrutmen dan seleksi.
Disamping itu menurut Dr. Siti Fatimah, M.Pd. “Tujuan prekrutan dan seleksi tenaga kerja” antara lain :
·         Menentukan kebutuhan perekrutan organisasi saat ini dan di masa depan
·         dalam kaitannya dengan perencanaan SDM dan analisis pekerjaan.
·         Meningkatkan sekelompok pelamar kerja dengan biaya minimal.
·         Membantu meningkatkan tingkat keberhasilan proses seleksi dengan mengurangi jumlah yang jelas-jelas di bawah kualifikasi atau di berada jauh di atas kualifikasi
·         Membantu mengurangi kemungkinan bahwa pelamar kerja, setelah diterima dan diseleksi, akan meninggalkan organisasi segera setelah tak beberapa lama.
·         Memenuhi tanggung jawab organisasi untuk program-program tindakan afirmatif dan kewajiban hukum serta sosial lainnya yang berkaitan dengan komposisi tenaga kerja.
·         Mulai mengidentifikasi dan mempersiapkan calon pekerja yang akan menjadi kandidat yang cocok.
·         Meningkatkan efektivitas organisasi dan individu dalam jangka pendek dan jangka panjang.
·         Mengevaluasi efektivitas berbagai teknik dan lokasi perekrutan untuk semua jenis calon pekerja.
  1. How    : Bagaimana proses rekrutmen dan seleksi di laksanakan?
Proses rekrutmen dan seleksi dilaksanan dengan tahapan sebagai berikut:
·    Pengumuman formal kebutuhan Tenaga Kerja sesuai dengan analisis Jabatan.
·    Peserta/ calon pelamar menyiapkan persyarakat yang diperlukan.
·    Penerimaan berkas/ persyaratan oleh peserta ke panitia
·    Pemberian nomor tes kepada pelamar
·    Pelaksanaan tes
·    Pengumuman hasil test calon pegawai.
·    Pegawai baru yang diterima melaksanakn registrasi pada BKD untuk PNS dan bagian HRD untuk swasta.

SOAL 03 :
Untuk mengurangi GAP/ perbedaan kinerja yang diharapkan dengan pelaksanaannya oleh pegawai, mengurangi gagap teknologi, dan meningkatkan komitmen dan persepsi pegawai maka pegawai perlu mendapatkan pendidikan dan latihan. Coba uraikan tahapan-tahapan yang harus dilakukan sebelum melakukan Diklat untuk pegawai.

JAWABAN :
Sumber : a. Bahan Kuliah “Manajemen Sumber Daya Manusia”, Oleh Dr. Siti Fatimah
               b. Evaluasi Kinerja SDM, Mangkunegara, Anwar Prabu, Reflika aditama 
                   Bandung, 2005
Tahapan yang dilakukan sebelum melaksanakan Diklat untuk pegawai antara lain :
(menurut Mangkunegara 2005)
  1. Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan (need assesment)
  2. Menetapkan tujuan dan sasaran pelatihan
  3. Menetapkan kriteria keberhasilan dengan alat ukurnya
  4. Menetapkan metode pelatihan
  5. Mengadakan percobaan (try out dan revisi)
  6. Mengimplemetasikan dan mengevaluasi 
(menurut Dr. Siti Fatimah, M.Pd.)
Tahapan dalam Pelatihan dan pengembangan SDM adalah:
  1. Tahap penilaian kebutuhan
·         Organisasi
·         Pekerjaan
·         Individu

  1. Tahap Implementasi
·         Siapa peserta yang akan mengikuti Diklat
·         Siapa yang menjadi pelatih dalam diklat
·         Organisasi yang menyelenggarakan diklat
·         Media yang di pergunakan dalam diklat  
·         Tingkat pembelajaran dalam diklat
·          Prinsip-prinsip diklat yang dibutuhkan
·          Prinsip pembelajaran apa yang dipakai
·          Dimana program diklat dilakukan
  1. Tahap Evaluasi
·           Metode survey
·           Metode Study. Kasus
·           Metode Eksperimen
·           Metode Tes

Sedangkan bagi peserta diklat, tahapan-tahapan yang perlu di lakukan antara lain:
  1. Adanya panggilan atau pemberitahuan kepada karyawan/ pegawai yang akan melaksanakan diklat
  2. Karyawan/ pegawai tersebut mempersiapkan keperluan/ perlengkapan yang harus dibawa ketika diklat berlangsung (apabila diklat dilaksanakan di luar instansi/ organisasi tempat pegawai bekerja)
  3. Melakukan registrasi/ daftar ulang kepada Panitia Diklat (bila diklat dilaksanakan ditempat lain/ di luar kantor tempat bekerja pegawai tersebut)
  4. Karyawan/ pegawai mengikuti Diklat sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh panitia
  5. Melaksanakan tugas-tugas diklat baik secara on job training maupun off job training.

Kunci Pendidikan dan Pelatihan yang efektif adalah:
·         Dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan organisasi dan SDM”
·         Didesain dengan benar, diklat yang dilaksanakan mampu memotivasi
Karyawan menjadi lebih baik”

SOAL 04:
Pengembangan karir dan pemberian motivasi adalah bagian penting yang harus dilakukan, bagaimana cara pimpinan memberikan penyuluhan karir yang baik dan memberi motivasi pada para pegawai agar kinerja pegawai tetap stabil?

JAWABAN :
Sumber : a. Bahan Kuliah “Manajemen Sumber Daya Manusia”, Oleh Dr. Siti Fatimah
               b. Manajemen Sumber Daya Manusia, Ir. Rr. Hermien Tridayanti, MM,
                   Fakultas Ekonomi Universitas Norotama Surabaya, 211

Cara pimpinan memberikan penyuluhan karir yang baik dan memberikan motivasi pada para pegawai agar kinerja pegawai tetap stabil adalah :
  1. Mengkomunikasikan secara jelas sasaran dan strategi masa depan organisasi kepada seluruh karyawan/ pegawai.
  2. Menyampaikan dalam forum resmi misalnya pada rapat dinas/ rutin bahwa semua karyawan mempunyai hak yang sama untuk mengembangkan karirnya dan peluang yang sama.
  3. Memberikan bantuan financial (reward dan fanishmund) bagi karyawan yang berprestasi.
  4. Menyampaikan pada karyawan bahwa setiap karyawan diberi kesempatan waktu untuk belajar atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.














































DAFTAR PUSTAKA

Dr. Siti Fatimah, M.Pd., Manajemen Sumber Daya Manusia, Bahan Kuliah

Mangkunegara, Anwar Prabu, 2005, Evaluasi kinerja SDM, Bandung : Refika
           Aditama

Dessler, Gray, 2009, Manajemen Sumber Daya Manusia, Jakarta: Index

Ir. Rr. Hermien Tridayanti, MM, 2011, Modul Manajemen Sumber Daya Manusia, Surabaya: FE Universitas Narotama.

Ir. Eddy  S. Tumenggung, MM, 2008, Human Resources Planning & Recruitment, Bahan Ajar, Jakarta: FE Universitas Mercubuana.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar